0852 3845 9627 - WA : 0898 5535 023

Seni Lukis Indonesia

Wednesday, October 16th 2013.

Seni lukis adalah salah satu induk dari seni rupa. Dengan dasar pengertian yang sama, seni lukis adalah sebuah pengembangan yang lebih utuh dari drawing. Sejarah Seni Lukis sebagai berikut :

Zaman prasejarah

Secara historis, seni lukis sangat terkait dengan gambar. Peninggalan-peninggalan prasejarah memperlihatkan bahwa sejak ribuan tahun yang lalu, nenek moyang manusia telah mulai membuat gambar pada dinding-dinding gua untuk mencitrakan bagian-bagian penting dari kehidupan mereka.

Semua kebudayaan di dunia mengenal seni lukis. Ini disebabkan karena lukisan atau gambar sangat mudah dibuat. Sebuah lukisan atau gambar bisa dibuat hanya dengan menggunakan materi yang sederhana seperti arang, kapur, atau bahan lainnya. Salah satu teknik terkenal gambar prasejarah yang dilakukan orang-orang gua adalah dengan menempelkan tangan di dinding gua, lalu menyemburnya dengan kunyahan daun-daunan atau batu mineral berwarna.

Hasilnya adalah jiplakan tangan berwana-warni di dinding-dinding gua yang masih bisa dilihat hingga saat ini. Kemudahan ini memungkinkan gambar (dan selanjutnya lukisan) untuk berkembang lebih cepat daripada cabang seni rupa lain seperti seni patung dan seni keramik.

Seperti gambar, lukisan kebanyakan dibuat di atas bidang datar seperti dinding, lantai, kertas, atau kanvas. Dalam pendidikan seni rupa modern di Indonesia, sifat ini disebut juga dengan dwi-matra (dua dimensi, dimensi datar). Seiring dengan perkembangan peradaban, nenek moyang manusia semakin mahir membuat bentuk dan menyusunnya dalam gambar, maka secara otomatis karya-karya mereka mulai membentuk semacam komposisi rupa dan narasi (kisah/cerita) dalam karya-karyanya.

Objek yang sering muncul dalam karya-karya purbakala adalah manusia, binatang, dan obyek-obyek alam lain seperti pohon, bukit, gunung, sungai, dan laut. Bentuk dari obyek yang digambar tidak selalu serupa dengan aslinya. Ini disebut citra dan itu sangat dipengaruhi oleh pemahaman si pelukis terhadap obyeknya. Misalnya, gambar seekor banteng dibuat dengan proporsi tanduk yang luar biasa besar dibandingkan dengan ukuran tanduk asli. Pencitraan ini dipengaruhi oleh pemahaman si pelukis yang menganggap tanduk adalah bagian paling mengesankan dari seekor banteng. Karena itu, citra mengenai satu macam obyek menjadi berbeda-beda tergantung dari pemahaman budaya masyarakat di daerahnya. Pencitraan ini menjadi sangat penting karena juga dipengaruhi oleh imajinasi. Dalam perkembangan seni lukis, imajinasi memegang peranan penting hingga kini.

Pada mulanya, perkembangan seni lukis sangat terkait dengan perkembangan peradaban manusia. Sistem bahasa, cara bertahan hidup (memulung, berburu dan memasang perangkap, bercocok-tanam), dan kepercayaan (sebagai cikal bakal agama) adalah hal-hal yang mempengaruhi perkembangan seni lukis. Pengaruh ini terlihat dalam jenis obyek, pencitraan dan narasi di dalamnya. Pada masa-masa ini, seni lukis memiliki kegunaan khusus, misalnya sebagai media pencatat (dalam bentuk rupa) untuk diulangkisahkan. Saat-saat senggang pada masa prasejarah salah satunya diisi dengan menggambar dan melukis. Cara komunikasi dengan menggunakan gambar pada akhirnya pertumbuhan pembentukan sistem tulisan karena huruf sebenarnya berasal dari simbol-simbol gambar yang kemudian disederhanakan dan dibakukan.

Pada satu titik, ada orang-orang tertentu dalam satu kelompok masyarakat prasejarah yang lebih banyak menghabiskan waktu untuk menggambar daripada mencari makanan. Mereka mulai mahir membuat gambar dan mulai menemukan bahwa bentuk dan susunan rupa tertentu, bila diatur sedemikian rupa, akan nampak lebih menarik untuk dilihat daripada biasanya. Mereka mulai menemukan semacam cita-rasa keindahan dalam kegiatannya dan terus melakukan hal itu sehingga mereka menjadi semakin ahli. Mereka adalah seniman-seniman yang pertama di muka bumi dan pada saat itulah kegiatan menggambar dan melukis mulai condong menjadi kegiatan seni.

Kaligrafi Allah Muhammad Jati Gold

Rp 1000000
Detail
Order Sekarang » SMS : 0852 3845 9627 - WA : 0898 5535 023
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeKAL-295
Nama BarangKaligrafi Allah Muhammad Jati Gold
Harga Rp 1000000
Lihat Detail »

Mihrab Imaman Masjid Kayu Jati

Rp 450
Detail
Order Sekarang » SMS : 0852 3845 9627 - WA : 0898 5535 023
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeGMM-6
Nama BarangMihrab Imaman Masjid Kayu Jati
Harga Rp 450
Lihat Detail »

Kaligrafi Surah Al Kautsar Ukir

Rp 1500000
Detail
Order Sekarang » SMS : 0852 3845 9627 - WA : 0898 5535 023
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeKAL-254
Nama BarangKaligrafi Surah Al Kautsar Ukir
Harga Rp 1500000
Lihat Detail »

Kaligrafi Ayat Kursi Jati Jepara

Rp 2.000.000
Detail
Order Sekarang » SMS : 0852 3845 9627 - WA : 0898 5535 023
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeKAL-293
Nama BarangKaligrafi Ayat Kursi Jati Jepara
Harga Rp 2.000.000
Lihat Detail »

Kaligrafi Al Fatihah Jati

Rp 1.250.000
Detail
Order Sekarang » SMS : 0852 3845 9627 - WA : 0898 5535 023
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeKAL-106
Nama BarangKaligrafi Al Fatihah Jati
Harga Rp 1.250.000
Lihat Detail »

Kaligrafi Ayat Kursi Lemahan

Rp 2.000.000
Detail
Order Sekarang » SMS : 0852 3845 9627 - WA : 0898 5535 023
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeKAL-281
Nama BarangKaligrafi Ayat Kursi Lemahan
Harga Rp 2.000.000
Lihat Detail »

Kaligrafi Ayat Kursi Ukir Lemahan

Rp 2.000.000
Detail
Order Sekarang » SMS : 0852 3845 9627 - WA : 0898 5535 023
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeKAL-188
Nama BarangKaligrafi Ayat Kursi Ukir Lemahan
Harga Rp 2.000.000
Lihat Detail »

Kaligrafi Asmaul Husna Tempel

Rp 1.500.000
Detail
Order Sekarang » SMS : 0852 3845 9627 - WA : 0898 5535 023
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeKAL-235
Nama BarangKaligrafi Asmaul Husna Tempel
Harga Rp 1.500.000
Lihat Detail »